Dinsdag 09 April 2013

patah hati_aku putuskan untuk tidur II

Geplaas deur Unknown om 23:30
kajur : darimana?
saya : kamar mandi pak..
kaya'nya mau senyum tapi ditahan, jadi senyumnya miring.. ( maaf pak kajur)
kajur : bukan.., lombanya dari universitas apa?
belum apa-apa udah kalah duluan saya, tiba2 kepala terasa pusing, efek seharian belum makan, trus UTS thermo yang menguras tenaga, keringat, dan yang pasti tinta bolpoint saya juga terkuras ( baca : berkurang), sekarang tambah pak kajur membuat kepala saya bertambah berat ( sekarang gaya grafitasi pun ikut2 hukumnya einstein, kerelatifannya newton benar2 abadi, mennnn!!! Beraaatttt. Serasa ingin berteriak "bunuuh gue bunuh gue", sambil pake cara anak alay mukulin dadanya sendiri..
Sampai-sampai dari saking ndak teganya pak kajur mengubah pertanyaanya,
kajur : acara lombanya dimana?
saya : Bandung pak, di UNPAR ( Universitas Parahyangan-Bandung)
kajur : oh iya tidak apa-apa kamu menemui bu sri saja, nanti saya tanda tangani
saya : baik pak
g pake salam, g pake senyum, g pake basa karena sudah basi, langsung minggat, tapi.. eitss... pas mau melangkah,
kajur : sebenarnya mahasiswa tidak boleh masuk sini
glekkk 2-0
saya : iya bapak maaf, assalamualaikum..
kajur : waalaikumsalam

senyum mengembang, bandung yang dingin sudah menari-nari di pelupuk mata
saya : %$^&*#@!@@#$%^&* ( menjelaskan dengan rinci kronologinya)
bu sri : waah saya tidak tahu mbak.. saya tidak pernah menangani ini, saya ndak mengerti apa yang dimaksud sama pak bambang.
saya : *&&^$!!@#@#$%^* ( menjelaskan kembali )
jawaban yang sama, sambil acuh tak acuh, sambil ditinggal-tinggal, dan saya.. mematung disini. Hujan semakin deras di luar, dan nyamuk-nyamuk semakin ganas disini. Ya allah..
Bu sri datang, saya senyum,
bu sri : ayo mb jelaskan ke pak wawan sini,
dengan langkah gontai saya seret langkah saya di belakang bu sri, rasanya beban di pundak menjadi, kalo saya boleh alay, beribu-ribu ton ditimpakan kepada saya saat itu.

pak wawan ( sekjur) : gimana?
saya jelaskan semuanya, lantas saya disuruh ke pak ari, kemudian pak ari bilang sibuk, akhirnya saya ke pak wawan lagi, ditanya ini, ditanya itu, di tes ini di tes itu...
ini kan ruangan yang katanya nda boleh dimasuki mahasiswa, tapi kok saya malah diajak ngobrol disini y?
saya sibuk mikir apa, pak wawan sibuk mikir apa, akhirnya..
pak wawan : sebenarnya jurusan lagi labil keuangannya, dan kalau mau ikut lomba yang bla bla bla bla bla (yang pada intinya.. entahlah saya tidak berniat menyimpulkan)
saya : iya pak
pak wawan : kamu datang hari kamis, sama bawa daftar nama pesertanya, dan karya tulis kamu
saya : baik pak
kemudian saya pamit.

Hemmm..
Langit ternyataa sudah sangat gelap. Langkah saya sangat berat. Rasanya lelah sekali ketika harus menyeret langkah pulang. Kos terasa sangat jauhh dari kampus. Tetapi dengan tungkai yang rasanya hampir patah saya tetap putuskan untuk pulang daripada menginap di kamar mandi jurusan di lantai dua, yang bagus banget, kaya' kamar mandi hotel.
Di sepanjang perjalanan yang ada di benak saya adalah perahu kertas, 5 cm, dan habibi ainun. Semua film itu ada benang merahnya, yakni cita-cita. Bahwa dalam meraih cita-cita dibutuhkan pengorbanan yang sangat besar seperti habibi yang sepatunya berlobang sehingga kakinya nyaris beku dalam salju, seperti genta dkk dalam film 5 cm yang meneguhkan nasionalismenya di mahameru. Segala rintangan dapat mereka hadapi, karena mereka memiliki impian. Impian yang ditaruh 5cm dari depan kening. Juga seperti kugy di perahu kertas, bahwa untuk mencapai impian kita terkadang harus berjalan memutar, dan itu tidak berarti kita ahrus melepaskan impian kita, cita2 kita..


Begitu pula saya
kalian? mungkin.., barangkali..
terakhir... sebelum saya tidur, ada kalimat ajaib yang saya ingat bahwa

“ untuk mencapai cita2 yang kita perlukan hanyalah kaki yang akan melangkah lebih jauh, tangan yang akan berbuat lebih banyak, mata yang akan melihat lebih lama, leher yang akan lebih sering melihat ke atas, tekad yang setebal lapisan baja, dan hati yang akan bekerja lebih keras serta mulut yang selalu berdoa.”
dan
yang bisa dilakukan seorang makhluk bernama manusia terhadap mimpi-mimpi dan keyakinannya adalah mereka hanya tinggal mempercayainya….”



10 April 2012

saat galau mau gimana, ya meracauceracau tidak jelas hehehehe

tetapi patah hati tak berarti tidak bisa jatuh cinta lagi, bukan?

0 opmerkings:

Plaas 'n opmerking

 

schönes Leben Template by Ipietoon Blogger Template | Gift Idea