Woensdag 10 April 2013

Jika ASUMSI di ABAIKAN. cek do it!!

Geplaas deur Unknown om 00:34
Kira-kira satu atau dua abad yang lalu, Kaisar memutuskan bahwa seluruh orang yahudi harus meninggalkan Roma, yang tentu saja kemudian menimbulkan keresahan dan penolakan dari bangsa Yahudi. Kemudian Kaisar menawarkan untuk mengadakan debat religius dengan seorang anggota komunitas Yahudi, yang mana jika orang Yahudi pilihan tersebut menang, bangsa Yahudi boleh tetap tinggal di Roma. Sebaliknya jika Kaisar yang menang, bangsa Yahudi harus segera meninggalkan Roma. Bangsa Yahudi sadar bahwa mereka tidak mempunyai pilihan lain. Lalu mereka kemudian memilih seorang pemuda yang bernama Moishe sebagai calon dari pihak Yahudi. Moishe kemudian mengajukan syarat agar debat lebih menarik, yaitu debat dilakukan tanpa kata-kata. Kaisar kemudian menyejutui persyaratan tersebut, alu pertandingan pun dimulai. Pada saat debat dimulai, Moishe dan Kaisar duduk saling berhadapan.

Setelah kira-kira berjalan satu menit, Kaisar kemudian mengangkat tangannya dan menunjukkan tiga jari. Moishe memandang sbentar kepada Kaisar lelu kemudian menunjukkan satu jarinya.

Kaisar kemudian membentuk lingkaran dengan jarinya di ats kepalanya. Moishe membalas dengan menunjuk ke tanah.

Kaisar lalu mengeluarkan sebuah wafer dan segelas anggur. Seketika itu Moishe membalas dengan mengeluarkan sebutir apel.

Kaisar kemudian berdiri dan berkata, "Saya menyerah kalah. Orang ini terlalu tangguh. Bangsa Yahudi boleh tinggal." Satu jam kemudian, para raja bawahan Kaisar sibuk bertanya kepada Kaisar apa yang telah terjadi.

Kaisar menjawab, "Pertama, aku mengangkat tiga jari sebagai lambang trinitas. Dia merespons dengan mengangkat satu jarinya untuk mengingatkanku bahwa tetap hanya ada satu Tuhan untuk kedua agama. Kemudian aku membentuk lingkaran di sekelilingku untuk menunjukkan bahwa Tuhan ada di sekitar kita. Dia membalasnya dengan menunjuk ke tanah dan menunjukkan bahwa Tuha juga sekarang ada bersama kita. Aku mengeluarkan sebuah wafer dan segelas anggur menunjukkan bahwa Tuhan akan menebus dosa-dosa kita. Dia kemudian mengeluarkan sebutir apel untuk mengingatkanku akan dosa awal umat manusia. Dia memiliki jawaban atas segalanya. Apa yang dapat aku lakukan?"

Sementara itu, bangsa Yahudi sibuk mengelilingi Moishe. "Apa yang terjadi?" tanya mereka. Moishe menceritakan, "Pertama dia mengatakan kepadaku bahwa bangsa Yahudi memiliki 3 hari untuk pergi dari sini. Aku katakan padanya bahwa tidak satu orang pun dari kita yanga akan pergi. Kemudian dia mengatakan padaku bahwa seluruh kota akan dibersihkan dari bangsa Yahudi. Kemudian aku tegaskan kepada mereka bahwa kita akan tetap tinggal di sini."

"Ya, ya,.. lalu?" tanya mereka.

"Aku tidak tahu," kata Moishe. "Dia mengeluarkan bekalnya dan aku pun mengeluarkan bekalku."

0 opmerkings:

Plaas 'n opmerking

 

schönes Leben Template by Ipietoon Blogger Template | Gift Idea