Followers
Blog List
Woensdag 10 April 2013
NUR
Diangkat dari sebuh kisah nyata
Semalam aku bertemu denganya lagi. Masih sama seperti saat pertama kali bertemu. Lama tidak bertemu, aku begitu merindukannya.. Rindu rasa, rindu rupa.
Semalam..
Sama saat pertamakali kita bertemu. Dia tak menolak aku gendong, sambil matanya terus menatapku, seolah-olah ingin berkata, kemana saja aku, mengapa tidak mengiriminya hadiah-hadiah lagi atau sekedar menelponnya. Tetapi kemudian lantas nur tersenyum. Aku memeluknya. erat.. pelupuk ku berat, ada yang mendesak keluar, dan aku terisak..
Ku dekap, perasaanku membuncah. Dia tahu, aku menyayanginya, sama dengan saat pertama kali bertemu, atau barangkali pertemuan kita satu-satunya.
Dia mengajak ku ke pinggir jalan dekat rumahnya, mengambil beberapa kerikil kemudian dilemparkannya ke jalan. Aku mengikutinya. Kemudian dia menarikku dan aku mengejarnya, dan dia tertawa, aku menangis..
Ku gendong, ku angkat ke atas tubuhnya, dia menmgambil beberapa lembar daun yang sudah menguning kemudian memberikannya kepada ku. Anak pintar. Dan kita tertawa, dan aku menangis.
Ada suara yang memanggil, aku menoleh, dan aku tersentak, TERNYATA AKU HANYA BERMIMPI.
TERNYATA AKU HANYA BERMIMPI.
Pertemuan dengannya, mungkin yang satu-satunya, barangkali
Fotonya masih tersimpan di dompet q dan videonya masih membuatku tertawa dan menagis kemudian,..
NUR
Aku rindu rasa, rindu rupa.
Aku ingin tertidur lagi, kemudian ingin lagi,
tak ada yang mengerti bahasa kita sayang..
Teken in op:
Plaas opmerkings (Atom)



0 opmerkings:
Plaas 'n opmerking