Sondag 05 Mei 2013

Pak Luby Lagy ^_^

Geplaas deur Unknown om 21:37
Di papan tulis sudah penuh dengan rumus-rumus dan angka Dinamika Teknik, aku membayangkannya seperti benang ruwet yang digulung para bocah-bocah kecil di tanah lapang habis main layang-layang dan terburu-buru harus pulang karena takut dimarahi ibu sudah bermain seharian. Atau seperti sisa-sisa coklat yang manis di bibir anak kecil yang belepotan, berantakan sekali, tapi menggoda hehe :p
murid : pak itu bagaimana caranya mendapatkan F12 nya? ( F12x dan F12y nya sudah diketahui )
guru : hayoo gimana caranya??
sambil dengan tatapan mengintimidasi dan telunjuknya yang mengarah kepada saya, just for me, 1 VS 1 ,
*salah tanya gue men.. Hemm...
Kali ini pertempuran harus menang, jika tidak, muka gue...???@#$%^&*
murid : ooh iya iya sudah tahu pak,
si murid sok sokan hahahaha, harga diri mennn!!!
guru : iya gimana caranya..???
Eng ing eng, hohohoho. Tenangggg...
Karena aku sudah mengerti beneran, hohohoho
murid : pake rumus pitagoras pak untuk mencari resultan sebuah vektor dengan 2 bidang kan pak, jadi F12 nya dicari dari akar F12x kuadrat ditambah F12y kuadrat pak..
guru : baik saya lanjutkan...
kali ini tak akan ku biarkan muke gile itu muncul lagi hohohoho, menanggg :p

Memang berbeda sekali aku ketika mengikuti mata kuliah ini, Dinamika Teknik. Semangatku selalu berkibar di langit yang biru, amat banyak, menghias angkasa... ( yuu yu.. isap insap nak.. hehe :p). 

Oke kembali ke topik.
Berbeda sekali ketika aku mengikuti mata kuliah Elemen Mesin (Elmes), padahal yang mengajar adalah orang yang sama, sang Guru Besar Teknik Mesin, IR. J. Lubi, but why??
Saat matakuliah Elmes aku selalu saja tidur padahal aku duduk di paling depan. Setelah aku merenung, tadi sehabis subuh, sambil liat ke langit, siapa tahu ada hujan uang tiba-tiba, atau hujan bubur yang masih anget, trus dikasih kecap asin, terus dikasih sambel dikit, dan yang paling penting ada taburan baksonya, hemm jangan lupa dikasih seledri juga, mantaappp. yuuu?????-_-"a

Baiklah saya akan serius (sedikit)..
Dari analisa saya, apa yang terjadi kepada saya bisa jadi juga terjadi kepada teman-teman yang lain. Salah masuk jurusan sehingga merasa tidak punye feel, akhirnya memaksimalkan jatah boleh mbolos nya, minta TAin temen-temen, dan kampus menjadi dunia yang asing. Seperti salah orbit, yang lain berputar CCW (counter clock wise) sedangkan diri ini berputar CW (clock wise), pusing dah jadinya. Dan akhirnya saat pembagian IP ada pertanyaan gila yang selalu muncul, kok nilai gue jelek ya??
Semester selanjutnya karena melihat mama menangis jadilah kita mencari-cari les, tutorial dari yang gratis sampe yang prabayar, tapi di akhir ternyata... IP gue kok ya masih nasakom y??
Akhirnya muncullah SP, terdakwa siap-siap disidang oleh si mama dan papa. Jurus terampuh adalah ngelesss..
"yang model kaya' aku itu banyak kok pah di kampus, dijurusanku.."


Itu benar, banyak sekali, berarti ada yang keliru.
Tutorial dimana-mana banyak sekali, foto copyan contoh-contoh soal ampe seabrek di tiap-tiap foto copyan jurusan, solusi cepat model les-lesan gitu banyak, but, kenapa kita stagnan??

Jawabannya adalah...





.
.
.
.
nungguin ya?? :D
mau tahu y?? Matau aja atau mau tau nget?? :D :D wkwwkwkwkwkw

"kita belum mengenal pola belajar kita"

Sehingga hal pertama yang harus dilakukan adalah : (ini tips untuk yang semua yang peduli pada diri sendiri dan lingkungannya)

1. Menginspirasi
Menginspirasi berbeda dengan memotivasi, menginspirasi ibaratnya kamar yang gelap kemudian ada seberkas cahaya sehingga bisa melihat, melihat potensi diri, mengenali apa mau kita dan bagaimana kita seharusnya. Hal mendasar ini yang belum ada di ITS, perpustakaan hanya menyediakan 90%nya adalah buku-buku mata kuliah, padahal rata-rata mahasiswa (khusunya mesin) sudah mempunyai buku sendiri, jadi buku-buku yang berisi tentang bagaimana belajar yang menyenangkan atau bagaimana mengenali potensi diri harusnya lebih banyak disediakan. Selain itu membentuk lingkungan yang nyaman dengan membentuk forum-forum diskusi (tidak melulu bicara kuliah) yang menampung saat mahasiswa capek dan bosan kuliah. Misalnya sehabis sholat dluha, mengaji sebentar, kemudian bermain, atau bersilaturrahmi dengan teman-teman di sekretariat putra (untuk yang putra)/putri (untuk yang putri) yang berada di dekat masjid. Atau mengobrol sebentar merefresh pikiran dengan teman-teman yang sedang duduk-duduk di beranda mesjid yang sejuk, atau jika lapar mengajak teman yang baru dikenal saat selesai shalat dluha tadi makan sambil diskusi di kantin pusat, dan banyak lagi. Karena dengan bertukar pikiran, banyak hikmah yang bisa kita ambil sehingga tidak hanya asumsi kita saja yang mendominasi. Dan dua hal tersebut tidak pernah terpenuhi, baik disekolah-sekolah maupun kampus, padahal hal tersebut sangat mendasar.

Hal yang terlupa juga adalah, menjadikan tiap diri kita adalah inspirasi bagi orang lain, right?? ^_-

2. Memotivasi
Nah memotivasi berarti sudah tahu potensi kita, sudah ada keinginan untuk bergerak tetapi kekuatan itu belum cukup besar karena mungkin banyak kendala, nah baru peran tutorial, les-les, pelatihan dsb disini perannya. Selain itu motivasi selain hal-hal yang berkaitan dengan matakuliah juga boleh, tentang ilmu-ilmu kehidupan seperti ilmu-ilmu kepemimpinan, ilmu-ilmu tentang kepribadian dll.

Jika tiap orang langsung di treatmen dengan menjejalinya dengan tutorial, yang sebenarnya jika ada penelitiannya, tidak terlalu besar pengaruhnya (sepengalaman pribadi), karena tutorial hanya memberi tahu (sekedar itu saja) tetapi tidak memahamkan, kepahaman akan lahir dari pengertian yang mendalam terhadap suatu hal, jadi mustahil jika hanya karena tutorial kemudian jadi keren banget gitu nilainya, terkadang dosen pun mengubah pola soal, dan itu sangat berbahaya (riskan) untuk mereka yang hanya sekedar tahu tapi tidak paham. Ada abnyak kelemahan tutorial, besok atau lusa insyaallah akan saya jabarkan.

3. Terakhir
     Sini aku bisikkan.....
     "Now!"

Terakhir..
Aku ingin membisikkan sesuatu, bahwa kalian, ummat ini telah diprediksi menjadi sebaik-baik makhluk, telah tertulis sebagai yang spesial, saya ulangi, kalian semua adalah istimewa, sungguh. Bukan aku yang mengatakan itu, tetapi Dia. Yang menciptakan aku dan kamu. Tertulis dalam kitab keabadian yang kemurniannya terjaga sepanjang zaman. Bahwa kalian Istimewa. ISTIMEWA.

“Sesungguhnya Allah tidak akan mengubah nasib suatu kaum kecuali kaum itu sendiri yang mengubah apa apa yang pada diri mereka ” QS 13:11

Samuel Smiles mengawalinya dengan gagasan atau pikiran. Tanamlah gagasan, petiklah tindakan. Tanamlah tindakan, petiklah kebiasaan. Tanamlah kebiasaan, petiklah watak. Tanamlah watak, petiklah nasib. Dimulai dari gagasan yang diwujudkan dalam tindakan, kemudian tindakan yang dilakukan berulang-ulang akan menjadi suatu kebiasaan. Kebiasaan yang dilakukan berkali-kali akan menjelma menjadi watak, dan watak inilah yang akhirnya mengantarkan kita kepada nasib. Jadi nasib kita, kita sendirilah yang menentukan. Nasib
kita ada di tangan kita.

sini mendekat lagi, kubisikkan..Lakukan dan tunjukkan, Now..!!


Untuk bangsa yang Cerdas, Santun, dan Bersahabat






seperti mereka, anak kecil, tahu apa yang diinginkan, jujur, dan berkemauan keras (coba aja saat kita kecil kan kalau tidak dibelikan sesuatu yang kita inginkan pasti langsung menangis keras-keras sambil nginjek-nginjek bumi, seperti orang lagi manggil pasukan semut hohohoho :D)

0 opmerkings:

Plaas 'n opmerking

 

schönes Leben Template by Ipietoon Blogger Template | Gift Idea